|
PONDOK PESANTREN SALAFIYAH MA’DINUL’ULUM |
|
Ditulis Oleh Kang Santri /Nyu Santri
|
|
Wednesday, 07 July 2004 |
|
السلم عليكم ورحمة الله وبركة Pondok Pesantren Salafiyah MA’DINUL’ULUM merupakan Lembaga pendidikan Islam yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam M’ADINUL’ULUM yang berlokasi di Desa Campurdarat, RT 01 RW 05 Tulungagung 66272 Jawa Timur dengan nomor Telp 0355 531057 - 7704600 dengan akte Notaris Maskur.SH no 7 tanggal 4 Juni 1991. Pesantren ini telah dikenal hingga pelosok Tulungagung, Trenggalek,Kediri, Blitar ,Ponorogo, Pacitan, Sumatra, Irian Jaya, Krian , karena memiliki keunikan. Maklum Pesantren ini dibangun ditengah tengah permukiman warga, tanpa ada pagar pembatas. Kelahiran Ma’dinul’ulum dibidani KH.AHMAD BADJURI dan pesantren ini dapat dikatakan sebagai salah satu bengkel rohani pertama di wilayah Campurdarat kabupaten Tulungagung.MA’DINUL’ULUM Didirikan pada tahun 1958 sebagai wujud keprhatinan dan amanat dari para guru Kh.Ahmad Badjuri. SEKILAS KH.AHMAD BADJURI ( Pengasuh dan Pendiri Pondok Pesantren ) Beliau dilahirkan di Desa Campurdarat Tulungagung pada tahun 1938 M .oleh seorang ayah H. PUSLAN Bin Haji Thohir dan seorang ibu Hj. SULMI Binti JAYADI. Beliau anak yang kesebelas dari sebelas orang bersaudara. Pada tahun 1945 m. beliau masuk sekolah dasar dan bertepatan kemerdekaan Negara Rebublik Indonesia. Dengan adanya peritiwa pemberontakan PKI. Madiun 1948 .dan agresi belanda tahun 1949, Maka kegiatan sekolah tergangu sehinga beliau tamat sekolah tahun 1953 m. pada waktu masih sekolah- dasar , beliau juga mendalami di siplin ilmu baca Alquran .dalam hal ini beliau mengaji kepada sesepuh Campurdarat ,diantara nya: 1. Almarhum Bapak KH. SODIQUN 2. Almarhum Bapak K.H UMAR 3. Almarhum Bapak K. H ZAINI Beliau juga tabarukan pada Almarhum Assyek Al’allamah Azzahid Hadrotussyek KH. DIMYATI Campurdarat ( Beliau ini kakak kandung dari ibu Hj. Sulmi ). |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 15 February 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Pesantren Tidak Dijadikan Pemantauan |
|
Ditulis Oleh Kang Santri /Nyu Santri
|
|
Wednesday, 19 August 2009 |
|
Pati, madinululum.com Banyaknya pondok pesantren di eks Karisidenan Pati tidak akan dilakukan pemantauan secara khusus. Meski, ada isu jaringan teroris itu berawal dari pondok pesantren. Pemantauan yang dilakukan, tetap sama dengan yang lainnya. Meski, ada mantan isteri istri Noordin M Top dan mantan jaringan teroris yang berada di wilayah Eks Karisidenan Pati, pemantauan tetap biasa saja. Sebab, jaringan yang dilakukan diduga selalu berubah-ubah. "Belum ada rencana ke arah ke sana. Selama ini kita tidak sampai masuk ke dalam pesantren-pesantren dalam melakukan pemantauan jaringan terorisme," ujar Kombes Dicky Daantje Atotoy, Selasa (18/8).
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 19 August 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
MUI Jateng: Jangan Sudutkan Pesantren dengan Isu Terorisme |
|
Ditulis Oleh Kang Santri /Nyu Santri
|
|
Friday, 14 August 2009 |
|
Semarang, madinululum.com
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah mengimbau kepada semua pihak agar tidak menyudutkan pesantren terkait aksi terorisme yang terjadi di negeri ini. Pasalnya, hal itu akan merugikan citra pesantren yang selama ini menjadi bagian dari lembaga yang berperan besar dalam upaya mencerdaskan bangsa.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 14 August 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 4 dari 35 |